Tuesday, April 19, 2016

pengertian ekologi dan ilmu lingkungan




1 .  Pengertian Atau Perbedaan ekologi dan Lingkungan
          Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos yang berarti habitat dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 – 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Secara harfiyah Ekologi adalah pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme terhadap lingkungannya. Ada juga yang mengatakan bahwa ekologi adalah suatu ilmu yang mencoba mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang, dan manusia dengan lingkungannya di mana mereka hidup, bagaimana kehidupannya, dan mengapa berada di tempat tersebut.
Ekologi merupakan salah satu cabang Biologi yang hanya mempelajari apa yang ada dan apa yang terjadi di alam dengan tidak melakukan percobaan. Tetapi biasanya ekologi didefinisikan sebagi pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok-kelompok organisme terhadap lingkungannya, atau ilmu hubungan timbal-balik antara organisme-organisme hidup dan lingkungannya. Sebab ekologi memperhatikan terutama biologi “golongan-golongan” organisme dan dengan proses-proses fungsional di daratan dan air adalah lebih tetap berhubungan dengan upaya mutakhir untuk mendefinisikan ekologi sebagai pengkajian struktur dan fungsi alam, telah dipahami bahwa manusia merupakan bagian dari pada alam. Menurut Odum (1971) ekologi mutakhir adalah suatu studi yang mempelajari struktur dan fungsi ekosistem atau alam di mana manusia adalah bagian dari alam. Struktur di sini menunjukan suatu keadaan dari sistem ekologi pada waktu dan tempat tertentu termasuk kerapatan atau kepadatan, biomas, penyebaran potensi unsur-unsur hara (materi), energi, faktor-faktor fisik dan kimia lainnya yang mencirikan sistem tersebut. Sedangkan fungsinya menggambarkan sebab-akibat yang terjadi dalam sistem. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian bagaimana fungsi organisme di alam.
Pengertian akan Lingkungan Hidup telah banyak sekali dikemukakan oleh beberapa ahli lingkungan. Menurut Otto Soemarwoto pengertian lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita. Sedangkan Munadjat Danusaputro memberikan pengertian lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan mempengaruhi hidup dan kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya (Siahaan, 1987:1). Menurut Ehrlich dan kawan-kawan merumuskan tentang lingkungan sebagai berikut (Ehrlich, Holdren, 1973:38):  “For our purpose, the environment is the unique skin of soil, water, gaseous, atmosphere, mineral nutrients, and organisms that covers this otherwise undistinguished planet”.
Pemerintah Indonesia dalam UU Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 23 tahun 1997 memberikan pengertian Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Saturday, April 16, 2016

Beranda Hati




     Dunia ini sangat rumit takmampu aku terjemahkan untuk memahami dan menggenggamnya, ibu aku merindukan mu aku sangat menyayangimu tapi kehidupan di sini menganjurkan ku untuk lengah terhadap kasih sanyang yang kau berikan,aku takut jauh dari mu , aku teringat saat adik ku menangis gara-gara tangan ku raut wajahnya tak akan bisa ku lupakan aku menyayangi mereka , didalam hati ku aku ingin menjadi pelindung yang kuat dan mampu memberikan segala yang mereka inginkan namun sampai saat ini aku masih sangat jauh dari apa yang biasa kakak tertua lakukan, aku melihat para kakak kujauh lebih berhasil saat tiba waktu mereka , namun kini ketika tiba waktu untuk menjadi kakak yang baik aku kehilangan kesiapan dan akhirnya taksanggup memberi yang terbaik untuk mereka, di dalam hati tersimpan sebuah mimpi yang besar yang ingin ku katakan kepada semua orang yang ku temui menceritakan dapan memberikan penmahaman untuk impian ku.
   Ketika aku merasakan kehilangan dan melihat orang yang ingin ku angkat terlepas dari daya dan kekuatan ku di saat itulah mimpi terlahir aku memang punya mimpi tanpa senyum dan kasih mu ibu ku, aku terperangkap dalam penjara kaca bening kulihat lalu lalang orang memainkan daun hijau yang seketika mengering kulihat iar yang jernih seketika menjadi kotor dan berbau gaduhnya perilaku hitam putih yang terus tidak akan pernah menyatu meski semua memiliki jiwa yang sesungguhnya penuh dengan kasih sayang.
   Ibu telah ku simpan  rautan wajah dan kasih sayang mu di dalam hati ku, engkaulah yang kuharapkan utuk selalu berada dengan ridhomu untuk ku tuhan ku merestui itu

Friday, April 15, 2016

FIELD TRIP TNGR

 Assalamualaikum
dalam rangkha kegiatan HMPS, kami Mahasiswa prodi Pen.Geografi  sedang mengadakan field trip di salah satu kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani bagian Joben nah itu namanya Saya ( Mariun ) yang berbaju hitam dan kak febri yang pakai kerudung merah waktu itu saya masih semester 4.
kegiatan ini di ikuti oleh mahasiswa program studi pendidikan Geografi ,kegiatan ini sangat seru karena kita langsung menginjak dan memegang apa yang kita pelajari terlebih lagi kegiatan di dalam kampus yang kurang harmonis dengan kebiasaan mahasiswa yang sedikit malas untuk belajar.

    Nahkali ini kita sedang bersama pemateri namanya Kang Asmad beliaulah ketua resot TNGR bagian joben beliau memiliki data yang  luar biasa banyaknya mengenai flora dan fauna yang ada di wilahnya ini semuanya tersimpan di memorinya segala bentuk pohon yang tumbuh baik menjalar atau berpohon tinggi maupun berdaun rindang beliau mengetahui nama latinya .
   Hewan dari yang kasat mata maupun yang sangat jelas beliau pun mengetahui nama latinnya. ikut nama -nama yang lumayan sulit dihafal ,di garmbar ini kak hairi lagi lihat apa tuh
    Kak ari lagi pegang daun dimana daun ini memiliki bau yang sangat khas yang menjadikannya berbeda dan unik dan kak ari malu-malu tuh sama kameranya
    Kang asmad lagi jelaskan nama dan manfaat dari daun dan pohon di depan ini dan kawan-kawan antusias sekali mendengarkan penjelasan beliau.
 nih lagi jelasin kita tumbuhan yang berjalar sangat seru sekali kegiatan ini aku berharap kegiatan ini terus diselenggarakan karna bermanfaat sekali bagi kami para mahasisiwa bagi para Pengurus HMPS yang baru jangan patah semangat jadikan masalah sebagai lahan untuk kreatif dan profesional danlam mengerjakan segala bentuk kegiatan.
 Gambar ini seru sekali kelihatanya lihat saja ada salah satu kakak kita yang fotonya unik di belakang terlihat unik pohon yang endemiknya TNGR
 Melihat getah dan kulit kayu sebagai salah satu cara mengidentifikasi nama dan manfaat daru tumbuhan tersebut di dunia ini tidak ada yang sia-sia ,termasuk keajaiban dan karunia tuhan .
 ini dia ketika acar pembukaan dan sambutan yang di sampaikan oleh Kang Assmad  sebelu m berinteraksi dan memegang berbagai macam pohon dan sebagainya

 Nah ini namanya pak Hasrul Hadi beliau adalah pembina HMPS dia sekaligus dosen kami semoga tuhan mejaga beliau dan memberikan yang terbaik untuknya ,dan semoga mampu membimbing HMPS ke tingkat yang lebih baik lagi
Kak ari dan kakak itu lagi foto di tengah hutan itu kak hati-hati nanti ketinggalan sama kawan-kawan. he he bercanda kak.

aku tak mampu mengenal




     Ibarat daun yang gugur di sapu angin dalam terik matahari  yang tak mampu aku hindari untuk menggersangkan urat yang terbentuk di belahan lengan ku
Hari ini adalah tepat bulan ke-3 sebelum aku melaksanakan Ujian Nasioanal yang mana kami semua kelas XII sudah mulai kebingungan tentang apa yang akan kami hadapi selanjutnya ,tentunya yang paling kami takutkan ada dua hal pertama ujian nasional dan yang kedua berpisah dengan teman –teman  seperjuangan ya, namun tadi pagi gue dapet info dari wali kelas gue bahwa mulai minggu depan kelas gue akan mendapatkan jam tambahan atau biasanya di sebut  les sore ,
   berawal dari sini nama gue eiun itu panggilan akrab gue bisalah teman – teman suka yang simpel simpel nama asli gue mariun nani, umur gue 18 tahun  lebih 14 hari , gue orang yang terpendek di antara teman gue dan paling pemalu sama cewek , kebiasaan gue  dan teman –teman gue di kelas  adalah ribut dan tentunya bermain sepakbola,
 nah daftar teman- teman gue
pertama namanya  bayu anak ini pemamals dan tidak taat peraturaan tapi hati nya baik
kedua namanya nurdin dia ini udah pikiranya agak sedikit dewasa tapi agak mirip dengan bayu
yg ketiga namanya dani dia ini play boy top kecer selain itu dia juga tukang tidur di kelas
yang ke empat namyanya putra di juga paly boytapi predikatnya lebih tinggi sedikit ya top jari manis dah
yang kelima namanya irwan orangnya  keren dan di juga adalah arwah OSIS
yang keenam namanya jalaludin dia ini back kelas kami kalau main sepakbola
 selasa pagi ini dalah hari yang lumayan baik bagi kami dan tentunya bagi gue pasalnya hari ini kelas gue akan berolah raga dan tentunya sudah pasti kami akan bermain sepak bola ,
itu lah yang kami tunggu,  
mariun     “bu  aku berangkat sekolah
ibu “ eh ya ( melanjutkan menyapu rumah )
mariun “ bu si black nenjer belum di isi dari kemarin ( sambil melihat tengki motor)
ibu” kamu ada da saja nih untuk beli bensin ‘
mariun “ maksih bu aku berangkat , ass’alamualaikum

tepat di persimpangan jalan truk besar berhenti salah seorang  berdiri mengangkat tangan
pertanda berbeloknya truk tersebut debu kian makin berterbaran suara klakson trus berderma
tepat di belakangnya telah berjejer motor  yang siap mendobrak kebisingan dan kekakuan muka jalanan  terkadangan oleh nya tercium bau wangian yang berasal dari salah seorang pengendara tentunya aroma seorang wanita, terkibas bau asap yang berderu bercampur parfum yang tersayat mengalir di belahan bibir yang terus bergumam akan keadaan ,
 kini ia menenggok dan seolah ia tak percaya melihat wanita yang tak ia kenal namun tlah melekat di hati dalam gumaman dan kebisingan suara  yang tak jelas arah dan dari mana datangnya

Hilmy untuk Riu



    Pagi ini begitu cerah  bukan karna matahari terbit lebih awal akan tetapi karna aku telah bertemu dengan seorang yang wanita, nama ku Riu , sekarang aku menempuh semester 3 di salah satu perguruan tinggi swasta ,
Pagi ini adalah hari pertama aku masuk di semester ini karna sudah sekian minggu aku nongkrong dirumah menghabiskan masa libur, akhirnya aku  duduk lagi di deretan bangku perkuliahan he he senengnya

   Sudah cukup perkenalan nya ini kisah asmara gue yang bikin gue seperti ini ,
Di hari kamis yang kemarin gue masuk salah satu kelas semester 1 biasa perkenalan organisasi kebetulan gue masuk di salah satu organisasi intra kampus  nah saat itu lah gue ketemu dengan cewek yang namanya hilmiyanti orangnya manis tapi agak kalem geu suka yang kayak gitu ,singkat cerita,  pas banget ketika gue masuk sore dia nya sama masuk sore juga jadi sering ketemu nih pikir gue,,,

 Riu     ; Hay adik sendiri ja
Hilmi  ; ia nih kak, teman- teman bulum pada datang
Riu      ; emang pa kuliah nya sekarang ?
Hilmi  ; hidrologi dasar.....
Riu      ; o. Pak Agus ia,,,,
Hilmi  ; kakak sendiri pa kuliahnya
Riu    ; ekologi buk Sri  yang ngajar....
Hilmi  ; kak boleh minta tolong gak,,,,?
Riu      ; boleh ( agak penasaran)
Hilimi ; kakak kan udah semester tiga
Riu      ; m ,,,,,m.....
Hilmi  ; bisa gak, kapan-kapan ajarin hilmi hidrologi a soal nya hilmi kurang  mengerti
Riu      : ia( di dalam hati ingin teriak bilang yeees), tapi skarang kakak masuk dulu tuh buk   Sri dah datang ,,
Hilmi  ; makasih ia kak,,,,
Riu      ; ia (sambil berjalan dan menengok)..
 Hilmi ; da kakak
   Kini entah apa yang terasa di dalam hatinya tak bisa dilukiskan senang dan sangat bahagia memang setelah beberapa tahun tak memiliki teman wanita kini ia merasakan dan berharap hilmi lah orang yang ia tunggu selama ini terseka oleh parfum  dosen yang menyambar di pencium dan uasana ruang kelas yang tenang membawanya menyentuh lapisan imajinasi ,,
    Dosen ; Riu   Riu,,,
    Riu     ; ia buk
    Zul     ; knapa lo bru datang dah nglamun,,,,,
    Riu     ;barusan gue ketemu bidadari di bawah ,,,,,,,,,,
    Sam   ; bidadari2  kesambet lo,,,
   Dosen ;siapa yang ribut,,,,,                                                                                                  

Thursday, April 14, 2016

Menuju kedewasaan

assalamu alaikum kehidupan ini sungguh rumit namun sangat kecil bila di bandingkan dengan keagungan sang maha pencipta , berbagai bentuk masalah datang berganti akan tetapi kita harus mampu menyelesaikannya dengan sikap yang baik salah satunya adalah bersikap dewasa.   dan inilah kutipan dari   tausiah  dari K.H Abdulah Gymnastiar, Ciri khas umat Dewasa diawali dengan Diam Aktif yaitu kemampuan untuk menahan diri dalam
berkomentar. Orang yang memiliki kedewasaan dapat dilihat dari sikap dan kemampuannya dalam
mengendalikan lisannya, seorang anak kecil, saudaraku apa yang dia lihat biasanya selalu
dikomentari.

Orang tua yang kurang dewasa mulutnya sangat sering berbunyi, semua hal dikomentari.,ketika dia
melihat sesuatu langsung dipastikan akan dikomentari,ketika menonton televisi misalnya ;
komentar dia akan mengalahkan suara dari televisi yang dia tonton . Penonton tv yang dewasa itu
senantiasa bertafakur, acara yang dia tonton senantiasa direnungkan (tentunya acara yang
bermanfaat) dan memohon dibukakan pintu hikmah kepada Allah, Subhanalloh.

Ketika menyaksikan demonstrasi dia bertafakur.. \"beginilah kalau negara belum matang, setiap
waktu demo,kata-kata yang dikeluarkan jauh dari kearifan\"\"ternyata sangat mudah menghina,
mencaci, dan memaki itu\" Seseorang yang pribadinya matang dan dewasa bisa dilihat dari
komentar-komentarnya,makin terkendali Insya Allah akan semakin matang.

Ciri kedewasaan selanjutnya dapat dilihat dari Empati. Anak-anak biasanya belum dapat meraba
perasaan orang lain, orang yang bertambah umurnya tetapi tidak dapat meraba perasaan orang lain
berarti belum dapat disebut dewasa. Kedewasan seseorang dapat dilihat dari keberanian melihat
dan meraba perasaan orang lain. Seorang ibu yang dewasa dan bijaksana dapat dilihat dari sikap
terhadap pembantunya yaitu tidak semena-mena menyuruh, walaupun sudah merasa menggajinya tetapi
bukan berarti berkuasa,bukankah di kantor ketika lembur pasti ingin dibayar overtime ? tetapi
pembantu lembur tidak ada overtime ? semakin orang hanya mementingkan perasaannya saja maka akan
semakin tidak bijaksana. Semakin orang bisa meraba penderitaan orang lain Insya Allah akan
semakin bijak. Percayalah tidak akan bijaksana orang yang hidupnya hanya memikirkan perasaannya
sendiri.

Orang yang dewasa, cirinya hati-hati (Wara’),dalam bertindak. Orang yang dewasa benar-benar
berhitung tidak hanya dari benda, tapi dari waktu ; tiap detik,tiap tutur kata , dia tidak mau
jika harus menanggung karena salah dalam mengambil sikap. Anak-anak atau remaja biasanya sangat
tidak hati-hati dalam bercakap dan mengambil keputusan.Orang yang bersikap atau memiliki
kepribadian dewasa (wara’) dapat dilihat dalam kehati-hatian memilih kata, mengambil
keputusan,mengambil sikap, karena orang yang tidak dewasa cenderung untuk bersikap ceroboh.

Orang yang dewasa terlihat dalam kesabarannya (sabar), kita ambil contoh ; didalam rumah
seorang ibu mempunyai 3 orang anak, yang satu menangis, kemudian yang lainnya pun ikut menangis
sehingga lama-kelamaan menjadi empat orang yang menangis , mengapa ? karena ternyata ibunya
menangis pula. Ciri orang yang dewasa adalah sabar, dalam situasi sesulit apapun lebih tenang,
mantap dan stabil.

Sahabat-sahabat, seseorang yang dewasa benar-benar mempunyai sikap yang amanah, memiliki
kemampuan untuk bertanggung jawab.

Untuk melihat kedewasaan seseorang dapat dilihat dari kemampuannya bertanggungjawab, sebagai
contoh ; seorang ayah dapat dinilai bertanggung jawab atau tidak yaitu dalam cara mencari nafkah
yang halal dan mendidik anak istrinya ? Bukan masalah kehidupan dunia ,yang menjadi masalah
mampu tidak mempertanggungjawabkan anak-anak ketika pulang ke akherat nanti ? Ke surga atau
neraka? Oleh karena itu orang tua harus bekerja keras untuk menjadi jalan kesuksesan
anak-anaknya di dunia dan akherat.

Pernah ada seorang teman menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri, ketika ditanya tentang
sholatnya ? ternyata tidak berjalan dengan baik karena orang-orangnya tidak ada yang sholat
sehingga melakukannya pun kadang-kadang, apalagi untuk shalat Jumat jarang dilaksanakan, dengan
alasan masjidnya jauh.

Lalu kenapa disekolahkan di Luar Negeri ? alasannya adalah sebentar lagi globalisasi., ketika
perdagangan bebas anak harus disiapkan. Tetapi bagaimana jika sebelum perdagangan bebas anaknya
meninggal dunia ? sudah disiapkan belum pulang ke akherat? orang yang dewasa akan berpikir keras
bagaimana anak-anaknya bisa selamat? Jangan sampai di dunia berprestasi tapi di akherat celaka.

Saudaraku tidak cukup merasa bangga dengan menjadi tua, mempunyai kedudukan,jabatan,karena
semua itu sebenarnya hanyalah topeng, bukan tanda prestasi. Prestasi itu adalah ketika kita
semakin matang, dan semakin dewasa .

Kesuksesan kita adalah bagaimana kita bisa memompa diri kita dan menyukseskan orang-orang
disekitar kita, kalau ingin tahu kesuksesan kita coba lihat perkembangan keluarga kita, istri
dan anak-anak kita maju tidak? lihat sanak saudara kita pada maju tidak? Jangan sampai kita
sendirian yang maju, tapi sanak saudara kita hidup dalam kesulitan, ekonominya seret, pendidikan
seret.,sedang kita tidak ada kepedulian. Berarti itu sebuah kegagalan.,kedewasaan seseorang itu
dilihat dari bagaimana kemampuan memegang amanah ? Wallahu’alam

Wednesday, April 13, 2016

ketika seminar dan kuliah umum

 ketika seminar dan kuliah umum di ruang aula gedung audito lagi foto bareng sama tema-teman panitia dan pemateri waktu itu tanggal 10 januari lagi seru -seru nya teringat kerja keras kakak yang membimbing dalam penyelasain tugas ini terimakasih kak Salim (sek hmps ), kak Muja (ketua hmps ),kak Ari, dan semua kawan -kawan panitaia yang telah berkerja keras dan kak ramli ku ucapkan terimaksih banyak telah memimbing dan mempercayai kami dalam hal ini, pembina hmpas pendidikan geografi pak Hasrul hadi
 pak zul yang dekat sama kak ramli dan si kecil irit tegap pada posisi a pada kamera pak nopi yang asik lagi kencangkan bajunya kak sakur yang keren,kak muja yang selalu asik, dan kak salim yang kalem sama kak Ari yang tanggap rosid yang keren juga
 semuanya dapat jempol semangat dan tekat harus tetap ada untuk meraih masa depan yang lebih baik para punggawa geografi lagi foto bareng serukan  mana yang paling ok. he he semua a oke kog jangan takut gak ada yang jelek he he.

eh ada lindaceria panitia perempuan yang ikut foto keren ,janga kalah sama laki-laki tunjukan kalau perempuan juga bisa memberi kontribusi pada pergerakan dan perubahan semangat jangan menyerah

al- balkhi dan ibrahim dan gagak hitam

       Alkisah, hiduplah pada zaman dahulu seorang yang terkenal dengan kesalehannya, bernama al-Balkhi. Ia mempunyai sahabat karib yang bernama Ibrahim bin Adham yang terkenal sangat zuhud. Orang sering memanggil Ibrahim bin Adham dengan panggilan Abu Ishak.

        Pada suatu hari, al-Balkhi berangkat ke negeri orang untuk berdagang. Sebelum berangkat, tidak ketinggalan ia berpamitan kepada sahabatnya itu. Namun belum lama al-Balkhi meninggalkan tempat itu, tiba-tiba ia datang lagi. Sahabatnya menjadi heran, mengapa ia pulang begitu cepat dari yang direncanakannya. Padahal negeri yang ditujunya sangat jauh lokasinya. Ibrahim bin Adham yang saat itu berada di masjid langsung bertanya kepada al-Balkhi, sahabatnya. "Wahai al-Balkhi sahabatku, mengapa engkau pulang begitu cepat?"

"Dalam perjalanan", jawab al-Balkhi, "aku melihat suatu keanehan, sehingga aku memutuskan untuk segera membatalkan perjalanan".

"Keanehan apa yang kamu maksud?" tanya Ibrahim bin Adham penasaran.

"Ketika aku sedang beristirahat di sebuah bangunan yang telah rusak", jawab al-Balkhi menceritakan, "aku memperhatikan seekor burung yang pincang dan buta. Aku pun kemudian bertanya-tanya dalam hati. "Bagaimana burung ini bisa bertahan hidup, padahal ia berada di tempat yang jauh dari teman-temannya, matanya tidak bisa melihat, berjalan pun ia tak bisa".

"Tidak lama kemudian", lanjut al-Balkhi, "ada seekor burung lain yang dengan susah payah menghampirinya sambil membawa makanan untuknya. Seharian penuh aku terus memperhatikan gerak-gerik burung itu. Ternyata ia tak pernah kekurangan makanan, karena ia berulangkali diberi makanan oleh temannya yang sehat".

"Lantas apa hubungannya dengan kepulanganmu?" tanya Ibrahim bin Adham yang belum mengerti maksud kepulangan sahabat karibnya itu dengan segera.

"Maka aku pun berkesimpulan", jawab al-Balkhi seraya bergumam, "bahwa Sang Pemberi Rizki telah memberi rizki yang cukup kepada seekor burung yang pincang lagi buta dan jauh dari teman-temannya. Kalau begitu, Allah Maha Pemberi, tentu akan pula mencukupkan rizkiku sekali pun aku tidak bekerja". Oleh karena itu, aku pun akhirnya memutuskan untuk segera pulang saat itu juga".

Mendengar penuturan sahabatnya itu, Ibrahim bin Adham berkata, "wahai al-Balkhi sahabatku, mengapa engkau memiliki pemikiran serendah itu? Mengapa engkau rela mensejajarkan derajatmu dengan seekor burung pincang lagi buta itu? Mengapa kamu mengikhlaskan dirimu sendiri untuk hidup dari belas kasihan dan bantuan orang lain? Mengapa kamu tidak berpikiran sehat untuk mencoba perilaku burung yang satunya lagi? Ia bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan kebutuhan hidup sahabatnya yang memang tidak mampu bekerja? Apakah kamu tidak tahu, bahwa tangan di atas itu lebih mulia daripada tangan di bawah?"

Al-Balkhi pun langsung menyadari kekhilafannya. Ia baru sadar bahwa dirinya salah dalam mengambil pelajaran dari kedua burung tersebut. Saat itu pulalah ia langsung bangkit dan mohon diri kepada Ibrahim bin Adham seraya berkata, "wahai Abu Ishak, ternyata engkaulah guru kami yang baik". Lalu berangkatlah ia melanjutkan perjalanan dagangnya yang sempat tertunda.

Dari kisah ini, mengingatkan kita semua pada hadits yang diriwayatkan dari Miqdam bin Ma'dikarib radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda, yang artinya: "Tidak ada sama sekali cara yang lebih baik bagi seseorang untuk makan selain dari memakan hasil karya tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabiyullah Daud 'alaihis salam makan dari hasil jerih payahnya sendiri" (HR. Bukhari).